Ide Membangun Unusa dengan Nilai Aswaja dan Semangat Kebhinekaan
Ide Membangun Unusa dengan Nilai Aswaja dan Semangat
Kebhinekaan
1. Mengajarkan Nilai Aswaja dengan Cara Kreatif
Aswaja dikenal dengan ajaran moderasi, keseimbangan, dan
toleransi. Nilai-nilai ini sangat cocok diterapkan di dunia kampus. Unusa bisa
mengadakan kelas inspirasi yang membahas Aswaja dengan cara santai, seperti
melalui podcast, talkshow, atau diskusi terbuka. Materi yang dibahas tidak
hanya soal fiqih atau akidah, tetapi juga menyentuh nilai universal seperti
kejujuran, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan semangat belajar sepanjang
hayat. Dengan begitu, semua mahasiswa—baik yang Muslim maupun non-Muslim—dapat
mengambil manfaat dari ajaran tersebut.
2. Membentuk Pusat Studi Moderasi dan Kebhinekaan
Selain mengenalkan Aswaja, Unusa dapat mendirikan Pusat
Studi Moderasi dan Kebhinekaan sebagai wadah belajar bersama. Pusat ini bisa
menjadi ruang dialog lintas iman, pelatihan toleransi, dan kegiatan yang
memperkuat solidaritas antarmahasiswa. Misalnya, mengadakan festival budaya
Nusantara, bakti sosial bersama, atau seminar tentang etika profesi dalam
berbagai perspektif agama dan humanisme.
3. Menghidupkan Kegiatan Pengembangan Karakter
Membangun Unusa juga berarti menciptakan ekosistem yang
mendorong pengembangan soft skill mahasiswa. Nilai-nilai Aswaja seperti
tawasuth (moderat), tawazun (seimbang), dan tasamuh (toleran) bisa diterapkan
dalam organisasi kemahasiswaan, pelatihan kepemimpinan, dan program pengabdian
masyarakat. Semua kegiatan itu dapat menjadi sarana membentuk karakter inklusif
yang menghargai perbedaan.
4. Sinergi Akademik dan Spiritualitas
Kampus bukan hanya tempat menimba ilmu akademik, tetapi juga
tempat mengasah moralitas. Di sinilah nilai Aswaja dan kebhinekaan menjadi
penting. Mahasiswa belajar bahwa prestasi akademik harus sejalan dengan etika,
kejujuran, dan sikap hormat terhadap sesama. Dengan demikian, lulusan Unusa
tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak baik dan siap memberi manfaat bagi
masyarakat yang majemuk.

Komentar
Posting Komentar