My Digital Portofolio Day 1 ( Kehidupan Berbangsa,Literasi Keuangan, dan Peran Mahasiswa UNUSA dalam Membangun Bangsa)

My Digital Portofolio Day 1 ( Kehidupan Berbangsa,Literasi Keuangan, dan Peran Mahasiswa UNUSA dalam Membangun Bangsa)


Materi 1 - Prof Latif, MA., Ph.D

Kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia saat ini mengalami pergeseran atau perubahan di semua sendi kehidupan yang sangat mengkhawatirkan. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan suatu konsepsi, kemauan, dan kemampuan yang kuat untuk menopang kebesaran, keluasan, dan kemajemukan keindonesiaan.

Jati diri bangsa Indonesia tercermin dalam beberapa aspek penting, yaitu:
1.Pancasila: Sebagai dasar negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran, keadilan, dan  kesederhanaan.
2. Undang-Undang Dasar 1945: Sebagai landasan hukum yang mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara.
3.Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI): Sebagai bentuk negara yang menjunjung tinggi kesatuan dan persatuan bangsa.
4. Bhineka Tunggal Ika: Sebagai semboyan yang menekankan pentingnya kesatuan dalam keberagaman.

Pembinaan kesadaran bela negara merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan warga negara dalam membela negara. Hal ini dapat dilakukan melalui beberapa cara, yaitu ¹ ²:
1. Pendidikan Kewarganegaraan: Sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga negara tentang hak dan kewajiban mereka dalam membela negara.
2. Latihan Bela Negara: Sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan warga negara dalam membela negara.
3. Kampanye Bela Negara: Sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga negara dalam membela negara.

Tujuan bela negara adalah untuk :
1.Melindungi Negara: Dari ancaman dan gangguan yang dapat membahayakan kedaulatan dan   keutuhan negara.
2.Mempertahankan Persatuan dan Kesatuan Bangsa: Dengan meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga negara dalam membela negara.
3.Meningkatkan Ketahanan Nasional: Dengan meningkatkan kemampuan warga negara dalam membela negara dan menghadapi ancaman.

Materi 2 - Erisandy Yudhistira

 Kesimpulan:
Penguatan literasi keuangan bukanlah sekadar tambahan pengetahuan, melainkan investasi strategis dalam aset terpenting bangsa: sumber daya manusia berkualitas. Dengan menyediakan akses yang mudah, relevan, dan berkelanjutan terhadap pendidikan keuangan, perguruan tinggi, komunitas, dan mahasiswa itu sendiri secara kolektif dapat membangun generasi yang tidak hanya cerdas akademis, tetapi juga cerdas finansial. Ini adalah kunci untuk membuka pintu menuju kesejahteraan holistik mahasiswa—sejahtera finansial, akademis, mental, dan masa depan—yang pada akhirnya akan mencetak lulusan yang tangguh, mandiri, dan siap berkontribusi maksimal bagi masyarakat.

Materi 3 - Prof. Kacung Marijan, Drs., MA.,Ph.D - Wakil Rektor 1
Profil Umum UNUSA

 Afiliasi: UNUSA adalah perguruan tinggi swasta di Surabaya, Jawa Timur, yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU), organisasi Islam terbesar di Indonesia. Nilai-nilai ke-NU-an (moderasi, toleransi, kearifan lokal) menjadi dasar pengembangan keilmuan dan karakter.

 Visi & Misi: Umumnya fokus pada mencetak lulusan yang unggul, berakhlak mulia, dan berkontribusi pada pembangunan bangsa dengan memadukan keilmuan universal dan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja).

 Status: Terakreditasi oleh BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi).

 Kesimpulan:
Sistem Pendidikan Tinggi di UNUSA mengikuti kerangka standar nasional Indonesia (SKS, SN-DIKTI, KKNI, BAN-PT) namun memiliki keunikan dalam integrasi nilai-nilai Aswaja dan ke-NU-an ke dalam kurikulum, lingkungan kampus, dan pengembangan karakter mahasiswa. UNUSA menawarkan berbagai program studi, dengan keunggulan khusus di bidang kesehatan dan keagamaan, didukung oleh fasilitas yang memadai dan komitmen terhadap penjaminan mutu. Sistem penerimaan mahasiswa beragam dengan kemudahan biaya melalui beasiswa.

Materi 4 - Dr. Pulung Siswantoro, SKM., M.Kes. Dosen Universitas Airlangga
 Kunci Sukses:
 Sabar & Konsisten: Critical thinking adalah muscle yang perlu dilatih.
 Belajar dari Kegagalan: Setiap keputusan buruk adalah pelajaran untuk analisis lebih tajam.
 Kolaborasi: Diskusi dengan orang lain akan memperkaya sudut pandang Anda.
 Dengan menerapkan strategi ini secara disiplin, Anda akan mampu mengidentifikasi akar masalah, mengevaluasi opsi secara objektif, dan memilih solusi terbaik berdasarkan bukti—bukan emosi atau tekanan sosial. 

Nama: Atikah Novianita Sya'roni
Nomer: 25104635

Website UNUSA:

Website Fakultas Ekonomi Bisnis & Teknologi Digital:

Instagram: https://www.instagram.com/@unusa.official/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume Gubernur Meluncurkan website Clicks.id Untuk Edukasi Mahasiswa Unusa

My Digital Portofolio Hari Ke Kedua